Pasuruan, 17 Juli 2026 – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD MuCES (Muhammadiyah Creative and Entrepreneurship School) tidak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan belajar dan pendidikan entrepreneurship, tetapi juga memperkenalkan budaya bangsa melalui seni wayang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah menanamkan nilai-nilai karakter, kepemimpinan, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia kepada peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala SD MuCES, Suyatno, S.Pd., tampil langsung mengenalkan tokoh-tokoh wayang beserta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Melalui cerita wayang, siswa diajak memahami pentingnya kejujuran, keberanian, tanggung jawab, kerja keras, dan sikap pantang menyerah sebagai bekal menghadapi masa depan.
Menurut Suyatno, pengenalan budaya lokal menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi. Nilai-nilai yang diwariskan melalui wayang dinilai tetap relevan untuk membangun pribadi yang berintegritas sekaligus kreatif.
“Kami ingin anak-anak SD MuCES tidak hanya unggul dalam akademik dan memiliki jiwa entrepreneurship, tetapi juga mengenal akar budayanya. Wayang mengajarkan nilai kepemimpinan, kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab. Ketika karakter itu tertanam sejak dini, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujar Kepala SD MuCES, Suyatno, S.Pd.
Melalui MPLS yang memadukan pendidikan karakter, entrepreneurship, dan pelestarian budaya, SD MuCES berharap peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Sekolah meyakini bahwa generasi masa depan tidak hanya membutuhkan kecakapan akademik, tetapi juga karakter kuat dan kecintaan terhadap budaya bangsa sebagai fondasi dalam berkarya dan berinovasi.
Penulis: Suyatno
Editor: Marjoko











