Pasuruan, 12 Maret 2026 Masjid Darul Arqom Pasuruan terasa begitu teduh. Bakda subuh yang dingin menjadi momen berharga saat Ust. H. Heru Winarno, M.BA. berbagi “smart shortcut” bagi kita semua untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar. Intinya? Konsistensi pada amalan-amalan kecil yang berdampak besar, membuktikan bahwa untuk meraih pahala raksasa tak selalu harus dengan beban yang berat.
“Jangan sampai kita kehilangan momentum Lailatul Qadar hanya karena merasa tidak sanggup beribadah semalam suntuk. Ada amalan-amalan ringan yang jika tepat mengenai malam mulia itu, pahalanya melampaui logika manusia,” ujar beliau mengawali ceramahnya.
Berikut adalah 10 “jalan pintas” pahala yang dipaparkan oleh Ust. Heru Winarno untuk meraih keberkahan malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut:
1. Istiqomah dengan Al-Ikhlas
Cukup membaca Surat Al-Ikhlas setiap malam di sepuluh hari terakhir. Jika bertepatan dengan Lailatul Qadar, maka pahalanya setara dengan mengkhatamkan seluruh isi Al-Qur’an setiap saat selama 83 tahun.
2. Shalat Dua Rakaat yang Berkualitas
Mendirikan shalat sunnah dua rakaat dengan membaca total 100 ayat (bisa dibagi dalam dua rakaat). Amalan ini menjanjikan pahala yang amat besar dan kedekatan khusus kepada sang Khalik.
3. Penutup Surat Al-Baqarah
Membaca dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah (Ayat 285-286) pada malam hari. Ust. Heru menekankan bahwa fadhilahnya setara dengan melakukan shalat malam selama 100 tahun.
4. Sedekah Tanpa Pandang Nominal
Jangan remehkan uang kecil. Bersedekah meski dalam jumlah sedikit secara rutin setiap malam akan tercatat seperti bersedekah tanpa putus selama 84 tahun jika terkena Lailatul Qadar.
5. Kalimat Tauhid yang Membebaskan
Mengucapkan “Laa ilaha illallah wahdahu laa syariika lah…” secara rutin. Kekuatan dzikir ini diibaratkan seperti pahala memerdekakan 300 orang budak.
6. Empat Kalimat Mulia
Senantiasa membasahi lidah dengan “Subhanallah, Alhamdulillah, walaa ilaha illallah, wallahu akbar”*. Ini adalah dzikir yang paling dicintai Allah dan memiliki timbangan pahala yang amat berat.
7. Doa untuk Umat (Investasi Miliaran Kebaikan)
Mendoakan sesama mukmin dengan kalimat: “Allahummaghfir lil mukminiina wal mukminat”. Dengan mendoakan seluruh umat, kita akan mendapatkan pahala sebanyak jumlah orang beriman, yang mencapai miliaran kebaikan.
8. Kekuatan Tasbih 100 Kali
Membaca Tasbih (Subhanallah) sebanyak 100 kali. Amalan sederhana ini mampu menggugurkan dosa dan memberikan ketenangan batin yang luar biasa di malam-malam ganjil.
9. Berkebun di Surga
Dzikir “Subhanallah wal hamdulillah” bukan sekadar ucapan. Ust. Heru menjelaskan bahwa amalan ini bak menanam pohon kurma di surga—bahkan hingga 3 juta pohon bagi mereka yang ikhlas.
10. Shalawat sebagai Pengundang Rahmat
Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 100 kali. Imbalannya tidak main-main: Allah akan menurunkan 3 miliar rahmat bagi hamba-Nya yang bershalawat.
“Lailatul Qadar bukan hanya untuk mereka yang kuat berdiri sepanjang malam, tapi juga untuk mereka yang cerdas menggunakan lisannya untuk berdzikir dan hatinya untuk bersedekah,” tutup Ust. Heru Winarno.
Semoga warga Pasuruan dan umat Muslim pada umumnya dapat mengamalkan tips “ringan tapi berat di timbangan” ini demi mengejar kemuliaan malam seribu bulan.











