Pasuruan, 3 Maret 2026 – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan kedatangan tamu dari Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Pasuruan pada. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, didampingi anggota Ahmad Marta Afandi serta jajaran lainnya, hadir untuk menjalin sinergi strategis bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pasuruan dalam penguatan pengawasan partisipatif Pemilu dan literasi demokrasi.
Pertemuan yang berlangsung di ruang temu PDM Kota Pasuruan tersebut membahas kolaborasi dalam mendorong keterlibatan aktif warga Muhammadiyah pada setiap tahapan pemilihan dan pemilu. Bawaslu menilai Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki basis massa besar dan tersebar di berbagai lapisan masyarakat, sehingga dinilai strategis dalam membangun budaya demokrasi yang berintegritas.
Dalam kesempatan itu, Vita Suci Rahayu menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif menjadi salah satu kunci utama menjaga kualitas demokrasi. “Kami melihat Muhammadiyah memiliki jaringan yang kuat hingga akar rumput. Sinergi ini penting untuk memperkuat literasi demokrasi, mencegah politik uang, hoaks, serta berbagai potensi pelanggaran dalam proses pemilu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Beliau menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya bersifat seremonial, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang dalam mengawal siklus demokrasi lima tahunan menuju pesta demokrasi 2029. “Kami mengajak Muhammadiyah menjadi mitra strategis dalam mengimplementasikan pengawasan partisipatif secara berkelanjutan, dari hulu hingga hilir tahapan pemilu,” tambahnya.
Ketua PDM Kota Pasuruan, Dr. Abu Nasir M.Ag., menyambut baik inisiatif tersebut. Beliau menilai kolaborasi ini sejalan dengan peran Muhammadiyah dalam membangun masyarakat yang berkeadaban dan berintegritas. “Muhammadiyah memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga nilai-nilai demokrasi. Kami siap bersinergi dengan Bawaslu untuk mendorong kader, pemuda, dan warga Muhammadiyah agar aktif dalam pengawasan partisipatif,” tuturnya.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan pada hari yang sama dan disaksikan oleh Ketua PDA Kota Pasuruan Emilis Setyowati, jajaran harian PDM, serta unsur Aisyiyah Kota Pasuruan. Momen tersebut menjadi penegasan komitmen kedua belah pihak dalam membangun kolaborasi yang sistematis dan berkelanjutan.
Melalui MoU ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Bawaslu Kota Pasuruan dan Muhammadiyah dalam meningkatkan literasi demokrasi, memperluas partisipasi masyarakat, serta menciptakan proses pemilu yang bersih, jujur, dan berintegritas di Kota Pasuruan menuju Pemilu 2029.








