• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

Marjoko oleh Marjoko
2 menit yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.

Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 23 Februari 2026 – Masjid Al-Kautsar memancarkan aura kehangatan dan kebersamaan pada pelaksanaan Kultum Sholat Terawih. Di tengah barisan saf yang rapat, para jamaah duduk bersimpuh dengan penuh antusiasme menyerap butiran ilmu dari Ustadz Heru Winarno. Mengawali rangkaian ceramah Ramadhan, beliau menyentuh hati para hadirin melalui renungan tentang hakikat keindahan serta tujuan akhir perjalanan hidup seorang muslim.

Dengan gaya bertutur yang komunikatif, Ustadz Heru memulai ceramahnya dengan sebuah analogi sederhana namun mengena. Beliau melontarkan pertanyaan, “Menurut panjenengan, kira-kira tempat yang indah itu di mana?” Pertanyaan ini, lanjutnya, akan dijawab berbeda oleh setiap orang, tergantung pada persepsi, pengalaman, dan referensi masing-masing.

“Orang yang tinggal di pantai mungkin akan menjawab tempat indah itu ada di pegunungan, karena jarang ia lihat. Sebaliknya, orang gunung akan menyebut pantai dengan pasir putih sebagai tempat terindah. Bahkan ada yang mengagungkan Bali, berbeda dengan di Natuna, melihat keindahan luar biasa di pulau-pulau terdepan Indonesia, yang konon pernah dikunjungi David Beckham,” tutur Ustadz Heru, membangkitkan senyum dan perhatian jamaah.

Namun, Ustadz Heru Winarno kemudian mengarahkan pertanyaan tersebut pada esensi yang lebih dalam. “Lalu, kira-kira bagi seorang muslim, bagi orang beriman, apa tempat yang paling indah?” Jamaah pun serempak menjawab, “Surga, Ustadz!”

Related Post

Jangan Sampai Merugi di Bulan Ramadhan! Ustadz Yusuf Hasmy Ungkap Satu Kunci Utama agar Ibadah Tidak Sia-sia

23 Februari 2026

Menjemput Ketenangan di Fajar Darul Arqom: Istighfar sebagai Penawar Ujian Bertubi

20 Februari 2026

Tiga Kunci Menuju Takwa: Ustadz Arifin Ahmad Pesankan Hal Ini di Kultum Tarawih Masjid Al-Kautsar

19 Februari 2026

Bukan Sekedar Lapar! Ini Mutiara Rahasia Ramadhan Menurut Ustadz Heru Winarno

19 Februari 2026

“Benar sekali,” ujar Ustadz Heru. “Tempat yang paling indah adalah surga. Keindahannya belum mampu kita bayangkan seperti apa. Karena itu, sebagaimana kita rela menabung, bekerja keras, dan berkorban untuk bisa umroh atau naik haji menuju tempat indah di dunia, timbul pertanyaan: Apakah kita bisa ‘membeli’ surga? Apakah kita masuk surga karena amal-amal kita?”

Pertanyaan kritis ini menjadi inti dari tausiyah yang disampaikan. Ustadz Heru Winarno kemudian memaparkan dalil-dalil untuk menjawabnya. Ia mengutip hadits riwayat Abu Hurairah RA yang disepakati keshahihannya oleh Bukhari dan Muslim. Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada seorang pun yang amalnya memasukkan dia ke dalam surga.” Para sahabat pun bertanya, “Termasuk engkau, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Tidak, juga tidak aku, kecuali apabila Allah melimpahkan karunia dan rahmat-Nya kepadaku.”

Hadits ini, jelas Ustadz Heru, menunjukkan bahwa amal saleh seseorang tidak layak menjadi ‘harga’ untuk membeli surga. Sebesar apa pun amal seseorang, ia tetaplah kecil jika dibandingkan dengan nikmat dan kemuliaan surga yang tak terhingga.

Ia juga mencontohkan kisah seorang ahli ibadah yang berumur 600 tahun lebih, yang ketika dihisab, amalnya tetap tidak cukup untuk ‘membayar’ surga. Allah SWT memasukkannya ke surga semata-mata karena karunia dan rahmat-Nya.

Namun, Ustadz Heru Winarno juga menegaskan bahwa hal ini tidaklah bertentangan dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa surga diperoleh karena amal. Beliau mengutip Surat An-Nahl ayat 21 dan Surat Al-A’raf ayat 32 yang menyatakan surga disediakan bagi orang-orang bertakwa dan mereka mewarisinya disebabkan amal yang mereka kerjakan.

“Jadi, tidak ada pertentangan,” tegas Ustadz Heru. “Kita tidak bisa masuk surga hanya bermodalkan amal. Namun, karena karunia dan rahmat Allah, kita diberi hidayah, taufik, dan kekuatan untuk beriman dan beramal saleh. Amal itulah yang kemudian, dengan rahmat Allah, menjadi sebab kita dimasukkan ke dalam surga. Semuanya bermula dan berakhir pada karunia Allah.”

Di penghujung kultum, Ustadz Heru Winarno mengajak jamaah untuk bersyukur bertemu dengan bulan Ramadhan, bulan penuh ampunan. “Mari kita manfaatkan Ramadhan ini, berpuasa dan menghidupkan malam-malamnya dengan iman dan ihtisab (mengharap pahala), agar kita diampuni dosa-dosanya. Semoga kita semua termasuk golongan yang mendapatkan karunia surga-Nya,” tutupnya.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: al kautsarkultumramadhan
ShareTweetShare
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy in every universe.

Related Posts

Kabar

Jangan Sampai Merugi di Bulan Ramadhan! Ustadz Yusuf Hasmy Ungkap Satu Kunci Utama agar Ibadah Tidak Sia-sia

oleh Suharsono
23 Februari 2026
Kabar

Menjemput Ketenangan di Fajar Darul Arqom: Istighfar sebagai Penawar Ujian Bertubi

oleh Suharsono
20 Februari 2026
Bukan sekadar menahan lapar, Ustadz Arifin Ahmad ingatkan jamaah Masjid Al-Kautsar untuk latih kedermawanan dan jadi pribadi pemaaf di bulan Ramadan.
Kabar

Tiga Kunci Menuju Takwa: Ustadz Arifin Ahmad Pesankan Hal Ini di Kultum Tarawih Masjid Al-Kautsar

oleh Marjoko
19 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026

Tak Disangka! Di Balik Khotmul Quran SD Al Kautsar, Muncul Hafidzah Cilik 10 Juz yang Menginspirasi

14 Februari 2026 - Updated On 15 Februari 2026
Gebyar Al-Kautsar 2026

Gebyar Al Kautsar 2026, Panggung Kreativitas dan Prestasi Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan

31 Januari 2026
Shalat tarawih malam pertama di Kota Pasuruan: Dr. Abu Nasir, M.Ag. imam sekaligus penyampai kultum bertema Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Ramadhan 1447 H Dimulai 18 Februari 2026, Muhammadiyah Kota Pasuruan Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Toleransi

17 Februari 2026
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

23 Februari 2026

Jangan Sampai Merugi di Bulan Ramadhan! Ustadz Yusuf Hasmy Ungkap Satu Kunci Utama agar Ibadah Tidak Sia-sia

23 Februari 2026

In Memoriam H. Saiful Hadi, Kesaksian Rekan Seperjuangan

21 Februari 2026
Di bulan Ramadhan, Ustadz Mustakin, S.Pd.I., S.Pd mengajak jamaah di Masjid Al Kautsar menjadikan puasa dan tarawih sebagai jalan membakar dosa dan menumbuhkan taqwa.

Ustadz Mustakin: Ramadhan, Saatnya Membakar Dosa dan Menumbuhkan Taqwa

20 Februari 2026

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan