Pasuruan, 9 Januari 2026 – Pembinaan dan Upgrading Ustadz–Ustadzah serta karyawan Pondok Pesantren SPEAM Kota Pasuruan diisi dengan pemaparan materi bidang pendidikan oleh Dr. KH. Abu Nasir, M.Ag.. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya membentuk pendidik yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter ideologis dan spiritual yang kuat.
Menurut Dr. Abu Nasir, ciri utama seseorang yang benar-benar terdidik adalah memiliki fokus pada solusi serta berorientasi pada masa depan. Ia menekankan bahwa pendidik tidak boleh larut dalam persoalan, tetapi harus mampu menghadirkan jalan keluar dan visi ke depan bagi peserta didik maupun lembaga pendidikan.
Dalam pemaparannya, Beliau juga mengutip pesan penting dalam gerakan Muhammadiyah, yakni, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.” Pesan tersebut, menurutnya, mengandung makna bahwa setiap guru dan karyawan harus menjadikan pengabdian sebagai landasan utama, bukan sekadar orientasi materi.
Lebih lanjut, Dr. Abu Nasir menjelaskan bahwa ketika seseorang memilih menjadi guru Muhammadiyah, maka ia harus bertransformasi menjadi guru Muhammadiyah sejati, baik dalam pemikiran, sikap, maupun perbuatan. Transformasi tersebut diawali dengan memiliki iman yang lurus dan bersih, sehingga melahirkan rasa aman dan ketenangan batin. Iman yang dimaksud adalah iman tasdiq, yaitu keimanan yang diyakini dengan sungguh-sungguh dan kokoh.
Beliau juga menekankan konsep faith in action, di mana iman seorang guru Muhammadiyah harus tercermin dalam tindakan nyata, baik dalam proses pembelajaran, pelayanan kepada santri, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru Muhammadiyah dituntut untuk menjaga kebenaran ibadah, terutama ibadah mahdhah, sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan akhlak.
Kegiatan pembinaan dan upgrading ini diharapkan mampu memperkuat komitmen para ustadz, ustadzah, dan karyawan Pondok Pesantren SPEAM Kota Pasuruan dalam menjalankan peran pendidikan yang profesional, berkemajuan, serta sejalan dengan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah
Editor: Marjoko













