Pasuruan, 23 Januari 2026 – Ustadz Suharsono menyampaikan khutbah yang penuh hikmah di Masjid At Taqwa, Jagalan, Kota Pasuruan. Khutbah tersebut berpusat pada pesan tentang kesadaran spiritual dan persiapan menghadapi kehidupan akhirat.
Dalam pengantarnya, khatib mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat, terutama kesempatan untuk melaksanakan shalat Jumat di rumah-Nya. Shalawat dan salam juga ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW beserta para pengikut setianya.
Inti khutbah mengutip Surat Al-Hasyr ayat 18, yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”
Ustadz Suharsono kemudian menjabarkan dua pesan utama dari ayat tersebut:
1. Perintah Bertakwa: Ayat ini merupakan seruan bagi orang beriman untuk menjaga diri dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan menjadi landasan utama dalam kehidupan.
2. Perintah Muhasabah (Introspeksi Diri): Setiap individu diperintahkan untuk mengevaluasi amal perbuatan yang telah dilakukan sebagai bekal untuk “hari esok”. Dalam penafsiran ini, “hari esok” dimaknai sebagai hari akhirat (kiamat). Ini adalah peringatan agar manusia senantiasa memperbaiki diri, menambah amal shaleh, dan meninggalkan maksiat.
Khatib menekankan bahwa muhasabah atau introspeksi diri harus menjadi kebiasaan harian, sebagaimana diajarkan dalam hadis, untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari.
Khutbah juga menggarisbawahi bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang terang-terangan maupun yang tersembunyi. Tidak ada satu pun perbuatan manusia yang luput dari pengetahuan dan perhitungan-Nya. Pesan ini mengajak untuk hidup dengan penuh kejujuran dan kesadaran akan pengawasan Ilahi.
Secara lebih luas, Ustadz Suharsono menyoroti bahwa nilai-nilai dalam ayat ini—seperti perencanaan, evaluasi, dan adaptasi—sangat relevan dalam membangun pendidikan Islam yang unggul dan membentuk pribadi yang bertanggung jawab.
Pada akhir khutbah, disimpulkan bahwa Surat Al-Hasyr ayat 18 adalah seruan universal untuk hidup secara sadar, bertanggung jawab, dan selalu mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat melalui ketakwaan dan muhasabah yang berkelanjutan.
Khutbah Jumat ini ditutup dengan doa, mengingatkan jamaah akan pentingnya refleksi diri dan memperkuat komitmen untuk senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT.










