• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

Marjoko oleh Marjoko
17 detik yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 24 Februari 2026 – Pelaksanaan sholat tarawih di Masjid Al-Kautsar malam ini berlangsung antusias dari para jamaah. Jamaah tidak hanya datang untuk beribadah, tetapi juga antusias menyimak wejangan rohani dari Narasumber, Bapak Moh. Isnaini Yulad, S.Ag., M.Si., yang mengupas tuntas hikmah di balik bulan suci Ramadhan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Isnaini mengajak jamaah untuk merenungkan kembali esensi dan hikmah di balik ibadah puasa yang sedang dijalani. Mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban puasa, beliau menegaskan bahwa tujuan utama dari ibadah ini adalah untuk mencetak insan yang bertakwa.

“Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan dahaga,” ujar Ustadz Isnaini di hadapan jamaah. “Ada banyak sekali manfaat yang bisa kita petik, mulai dari kesehatan jasmani, mempererat silaturahmi saat sahur dan tarawih, hingga kebersamaan keluarga. Saking banyaknya manfaat, Rasulullah SAW bersabda bahwa seandainya umat tahu semua keutamaan di bulan Ramadhan, niscaya mereka akan berharap agar seluruh bulan dalam setahun adalah Ramadhan.”

Lebih lanjut, penceramah juga ini memaparkan secara spesifik tiga nilai fundamental yang diajarkan oleh puasa Ramadhan kepada umat manusia:

Related Post

Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

24 Februari 2026
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

23 Februari 2026

Jangan Sampai Merugi di Bulan Ramadhan! Ustadz Yusuf Hasmy Ungkap Satu Kunci Utama agar Ibadah Tidak Sia-sia

23 Februari 2026

Menjemput Ketenangan di Fajar Darul Arqom: Istighfar sebagai Penawar Ujian Bertubi

20 Februari 2026
  1. Mengajarkan Kejujuran
    Ustadz Isnaini menjelaskan bahwa puasa adalah latihan praktik kejujuran yang paling nyata. Seorang yang berpuasa memiliki kesempatan untuk berbuka secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang lain, namun ia menahannya karena kesadaran bahwa Allah SWT selalu mengawasi (murāqabah). “Ini selaras dengan firman Allah bahwa Dia bersama kita di mana pun kita berada. Kesadaran inilah yang akan membentuk pribadi yang jujur dan tulus, yang merupakan inti dari ketakwaan,” imbuhnya.
  2. Melatih Kesabaran
    Proses menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, adalah sebuah bentuk pendidikan kesabaran. Ustadz Isnaini mengutip surat Ali Imran yang memerintahkan umat Islam untuk menjadikan sabar dan sholat sebagai penolong. “Dengan sabar, kita tidak tergesa-gesa mencari hasil instan yang kerap menyebabkan malapraktik atau kesalahan. Puasa melatih kita untuk melalui setiap proses dengan hati yang tenang, sehingga kita meraih dua kebahagiaan: bahagia saat berbuka dan bahagia saat bertemu dengan Allah kelak.”
  3. Mengurangi Kemelekatan Duniawi
    Hal ketiga yang menjadi sorotan adalah kemampuan puasa dalam memotong rutinitas kemelekatan (al Wahn) terhadap dunia. Selama berpuasa, umat Islam belajar untuk melepas sejenak kebutuhan dasar seperti makan, minum, dan hubungan biologis yang merupakan rutinitas harian. “Ini penyakit ‘cinta dunia dan takut mati’. Kita terlalu melekat pada harta, jabatan, bahkan ego. Ketika mobil kita tergores, hati kita ikut terluka. Puasa mengajarkan kita untuk mengambil jeda, tidak terlalu terikat pada hal-hal sementara, dan fokus pada tujuan akhirat,” tegasnya.

Mengakhiri kultumnya, Moh. Isnaini Yulad berharap agar ketiga pelajaran berharga ini dapat diimplementasikan oleh seluruh jamaah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di bulan Ramadhan. “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan di bulan penuh berkah ini menjadikan kita pribadi yang jujur, sabar, dan tidak terlalu terikat pada dunia,” tutupnya.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: al kautsarkultumramadhan
ShareTweetShare
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy in every universe.

Related Posts

Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.
Kabar

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

oleh Suharsono
24 Februari 2026
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.
Kabar

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

oleh Marjoko
23 Februari 2026
Kabar

Jangan Sampai Merugi di Bulan Ramadhan! Ustadz Yusuf Hasmy Ungkap Satu Kunci Utama agar Ibadah Tidak Sia-sia

oleh Suharsono
23 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026

Tak Disangka! Di Balik Khotmul Quran SD Al Kautsar, Muncul Hafidzah Cilik 10 Juz yang Menginspirasi

14 Februari 2026 - Updated On 15 Februari 2026
Gebyar Al-Kautsar 2026

Gebyar Al Kautsar 2026, Panggung Kreativitas dan Prestasi Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan

31 Januari 2026

In Memoriam H. Saiful Hadi, Kesaksian Rekan Seperjuangan

21 Februari 2026
Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

24 Februari 2026
Image : UKM Lembaga Riset Mahasiswa, Uniwara

Dari Studi Banding ke Aksi Nyata: UKM LRM Uniwara bersama LPPM UNU Pasuruan Bahas Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi Desa

24 Februari 2026
Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

24 Februari 2026
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

23 Februari 2026

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan