• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Memaknai Perintah Tuhan sebagai Kebutuhan Diri

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
2 hari yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Ibadah itu bukan beban, tapi kebutuhan; karena Allah tak butuh ibadah kita, kitalah yang butuh pembersihan jiwa.

Ibadah itu bukan beban, tapi kebutuhan; karena Allah tak butuh ibadah kita, kitalah yang butuh pembersihan jiwa.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 23 Februari 2026 – Di tengah suasana khidmat malam Ramadhan, Masjid At-Taqwa Jagalan, Kota Pasuruan, menghadirkan renungan mendalam bagi para jamaah tarawih. Ustadz Anang Abdul Malik, dalam ceramah singkatnya (kultum), mengajak jamaah untuk mengubah perspektif dalam memandang ibadah: dari sekadar kewajiban yang memberatkan menjadi sebuah kebutuhan vital bagi diri sendiri.

Agama Bukan Beban, Melainkan Pembersih Jiwa

Mengawali ceramahnya, Ustadz Anang menekankan bahwa Allah SWT tidak pernah bermaksud menyulitkan hamba-Nya melalui syariat agama. Mengutip pesan dalam Al-Qur’an, beliau menjelaskan bahwa segala perintah, termasuk puasa Ramadhan, sejatinya berfungsi untuk menyucikan jiwa dan menyempurnakan nikmat yang telah diberikan.

“Allah tidak menjadikan agama ini sebagai kesulitan. Tujuannya adalah untuk membersihkan jiwa dan menyempurnakan nikmat agar kita bersyukur,” paparnya di hadapan jamaah.

Analogi Kesehatan: Puasa sebagai “Detoks” Sel

Secara menarik, Ustadz Anang mengaitkan perintah ibadah dengan fenomena kesehatan modern. Beliau mengibaratkan puasa sebagai proses self-intoxication (detoksifikasi) atau pembersihan sel-sel tubuh yang mati.

Related Post

Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

24 Februari 2026
Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

24 Februari 2026

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

23 Februari 2026

Jangan Sampai Merugi di Bulan Ramadhan! Ustadz Yusuf Hasmy Ungkap Satu Kunci Utama agar Ibadah Tidak Sia-sia

23 Februari 2026

Beliau menyentil fenomena masyarakat saat ini yang seringkali baru bersemangat menjalankan pola hidup sehat atau “puasa kesehatan” demi raga, namun abai terhadap makna spiritual di balik perintah puasa itu sendiri. Ibadah, menurutnya, adalah “servis” rutin bagi mesin manusia yang seringkali tersandung oleh dosa dan kelalaian.

“Kekayaan” Tubuh yang Tak Terhitung

Salah satu poin paling menggugah dalam ceramah tersebut adalah saat Ustadz Anang membedah nilai ekonomi dari nikmat sehat yang diberikan Allah. Beliau memberikan ilustrasi nyata mengenai mahalnya biaya medis saat ini sebagai pengingat betapa kayanya manusia.

“Bayangkan, biaya untuk perbaikan 50 cm saluran pembuluh darah bisa mencapai 500 juta rupiah. Jika dalam tubuh kita ada sekitar 200 meter saluran, maka nilainya mencapai 200 miliar rupiah. Itu baru pembuluh darah, belum organ lainnya,” tegasnya.

Logika matematis ini digunakan untuk mengetuk kesadaran jamaah bahwa jika manusia mencoba menghitung nikmat Allah, bahkan dengan teknologi tercanggih pun, mereka tidak akan mampu.

Respons terhadap Panggilan Sang Pencipta

Sebagai penutup, Ustadz Anang mengajak jamaah untuk lebih responsif terhadap panggilan Allah, seperti azan dan perintah ibadah lainnya. Jika manusia bisa begitu patuh dan hati-hati saat dipanggil oleh pimpinan atau pejabat yang memberi hadiah materi, maka seharusnya manusia jauh lebih sigap saat dipanggil oleh Sang Pencipta yang telah memberikan fasilitas kehidupan yang tak ternilai harganya.

“Apapun aktivitas saleh yang kita lakukan, itu adalah linafsi—untuk kepentingan diri kita sendiri. Siapa yang berbuat baik, maka kebaikannya kembali kepada dirinya sendiri,” pungkasnya menutup kultum malam itu.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: at taqwakultumramadhan
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.
Kabar

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

oleh Marjoko
24 Februari 2026
Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.
Kabar

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

oleh Suharsono
24 Februari 2026
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.
Kabar

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

oleh Marjoko
23 Februari 2026
Next Post
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026

Tak Disangka! Di Balik Khotmul Quran SD Al Kautsar, Muncul Hafidzah Cilik 10 Juz yang Menginspirasi

14 Februari 2026 - Updated On 15 Februari 2026
Gebyar Al-Kautsar 2026

Gebyar Al Kautsar 2026, Panggung Kreativitas dan Prestasi Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan

31 Januari 2026

In Memoriam H. Saiful Hadi, Kesaksian Rekan Seperjuangan

21 Februari 2026
Tausyiyah Syekh Muhammad Hamd di Masjid Al-Ukhuwah/Yogi Arfan

Satu Iman, Satu Shaf: Pesan Syekh Palestina di Masjid Al-Ukhuwah Pasuruan

25 Februari 2026
Puasa ajarkan kita jujur, sabar, dan lepas dari keterikatan duniawi, demikian disampaikan Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar.

Tiga Hikmah Utama Puasa: Kultum Tarawih Ustadz Moh. Isnaini Yulad di Masjid Al-Kautsar

24 Februari 2026
Image : UKM Lembaga Riset Mahasiswa, Uniwara

Dari Studi Banding ke Aksi Nyata: UKM LRM Uniwara bersama LPPM UNU Pasuruan Bahas Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi Desa

24 Februari 2026
Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

24 Februari 2026

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan