SD Al Kautsar menggelar agenda tahunan bertajuk Gebyar Al Kautsar 2026 di Kompleks Sekolah dan Masjid Al Kautsar Kota Pasuruan pada Sabtu pagi (31/01/2026). Ini merupakan sebuah event edukatif yang menjadi ajang unjuk prestasi dan kreativitas peserta didik.
Acara ini dihadiri oleh Ibu Wali Kota Pasuruan, Suryani Firdaus, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan Ustaz Abu Nasir beserta jajaran, serta tamu undangan lainnya. Suasana semakin semarak dengan hadirnya berbagai stan bazaar UMKM yang turut meramaikan kegiatan.
Dalam sambutannya, Suryani Firdaus menyampaikan apresiasi atas komitmen SD Al Kautsar dalam mengembangkan potensi anak sejak dini. Ia menilai sekolah tersebut mampu memberikan ruang yang luas bagi siswa untuk bertumbuh secara akademik maupun karakter.
“Alhamdulillah hari ini, salah satu SD di Kota Pasuruan memberikan semangat luar biasa untuk mengembangkan semua potensi anak-anak. Di SD Al Kautsar ini ada banyak kegiatan ekstrakurikuler yang memberi peluang sesuai bakat siswa. Selain itu, pembiasaan sholat dhuha dan sholat berjamaah juga menjadi nilai tambah. Kebetulan ketiga anak saya sekolah di sini, dan kami benar-benar merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Dalam sesi wawancara dengan awak media, Suryani Firdaus menegaskan bahwa Gebyar Al Kautsar merupakan etalase pendidikan dari salah satu institusi terbaik di Kota Pasuruan. Menurutnya, langkah dan inovasi yang dilakukan SD Al Kautsar sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Pasuruan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Gebyar Al Kautsar 2026 dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa yang menampilkan beragam kegiatan ekstrakurikuler. Mulai dari drum band, unjuk kemampuan bahasa Arab dan Inggris, Ghoribul Qur’an, angklung, paduan suara, karawitan, band musik, pencak silat Tapak Suci, tari, hingga pantomim. Tak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan TK se-Kota Pasuruan melalui lomba mewarnai yang berlangsung meriah.
Sementara itu, Kepala SD Al Kautsar, Mustakin, menjelaskan bahwa Gebyar Al Kautsar Season 5 dirancang sebagai wahana silaturahmi sekaligus pembuktian kualitas pendidikan.
“Acara ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pengembangan akademik, karakter, dan bakat harus berjalan beriringan. Saat ini kami memiliki 25 program ekstrakurikuler aktif sebagai bagian dari upaya membentuk siswa yang utuh,” jelasnya. Mustakin berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemangku kebijakan terus terjalin guna memajukan pendidikan anak-anak di Kota Pasuruan.
Gebyar Al Kautsar 2026 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan ajang pembuktian bahwa kualitas pendidikan lokal di Kota Pasuruan semakin kompetitif dan siap mencetak generasi masa depan yang berprestasi dan berakhlak.











