• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

Suharsono oleh Suharsono
52 detik yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.

Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Pasuruan, 24 Februari 2026 – Aura jingga pagi hari yang indah memenuhi Masjid Darul Arqom, Pasuruan. Diterjang hawa dingin yang sejuk, Ustadz Anang Abdul Malik justru membakar nurani jamaah melalui refleksinya. Beliau membawa pesan yang menggetarkan tentang sebuah kepastian, bahwa kelak, kita semua akan bertemu dengan penyesalan.

Dalam tausiyahnya yang disampaikan dengan nada tenang namun penuh daya getar, Ustadz Anang menegaskan bahwa penyesalan bukanlah monopoli mereka yang selama hidupnya bergelimang dosa dan maksiat. Di akhirat kelak, penyesalan adalah emosi universal yang akan dirasakan oleh setiap manusia tanpa terkecuali. Beliau membedah fenomena ini ke dalam dua perspektif yang saling melengkapi.

Pertama, bagi mereka yang selama di dunia hidup dalam keburukan, penyesalan sudah jelas bentuknya. Mereka akan menyesali setiap detik waktu yang terbuang sia-sia tanpa diisi dengan keimanan. Mereka akan meratapi setiap kemaksiatan yang pernah dilakukan dan setiap kesempatan untuk bertaubat yang dengan sengaja diabaikan ketika masih diberi napas panjang di dunia. Namun, poin menarik yang ditekankan oleh Ustadz Anang adalah tentang mereka yang selama ini dikenal sebagai orang baik. Orang shaleh sekalipun, menurut beliau, akan merasakan penyesalan di akhirat. Mengapa demikian? Karena ketika mereka menyaksikan betapa besar dan tak terbayangkannya ganjaran yang disediakan Allah di surga, secara otomatis mereka akan menyesali mengapa dahulu tidak berusaha menambah kualitas dan kuantitas amal ibadahnya. Mereka akan bergumam dalam hati, “Mengapa dulu saya tidak bisa lebih khusyuk dalam setiap sujud? Mengapa sedekah yang saya keluarkan tidak lebih banyak? Mengapa ibadah malam saya tidak lebih lama?”

Dari situ, Ustadz Anang mengajak seluruh jamaah untuk melakukan refleksi diri. Beliau mendorong agar rasa sesal yang pasti akan datang di akhirat itu “dipindahkan” ke masa sekarang. Jika seseorang menyesali kekurangannya di dunia sekarang, dalam bentuk taubat nasuha dan evaluasi diri yang tulus, maka penyesalan itu justru menjadi rahmat. Sebaliknya, jika penyesalan itu baru muncul saat ajal sudah tiba atau saat manusia telah dibangkitkan di Padang Mahsyar, maka penyesalan itu tidak lagi berguna dan hanya menjadi kerugian yang abadi. Dunia ini, tegasnya, adalah ladang tempat kita menanam. Tak ada seorang petani pun yang saat panen merasa puas sepenuhnya. Mereka yang gagal akan menyesal karena tidak menanam, sementara mereka yang berhasil pun akan menyesal karena tidak menanam lebih banyak lagi. Analogi ini menggambarkan bahwa kesadaran akan kekurangan diri harus terus dipupuk, karena kesempurnaan mutlak hanyalah milik Allah semata.

Related Post

Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

23 Februari 2026

Jangan Sampai Merugi di Bulan Ramadhan! Ustadz Yusuf Hasmy Ungkap Satu Kunci Utama agar Ibadah Tidak Sia-sia

23 Februari 2026

Menjemput Ketenangan di Fajar Darul Arqom: Istighfar sebagai Penawar Ujian Bertubi

20 Februari 2026

Tiga Kunci Menuju Takwa: Ustadz Arifin Ahmad Pesankan Hal Ini di Kultum Tarawih Masjid Al-Kautsar

19 Februari 2026

Kuliah subuh yang berlangsung sekitar 30 menit itu diakhiri dengan pesan kuat agar setiap individu tidak terlena dengan status “sudah menjadi orang baik”. Kedalaman spiritualitas harus terus dipupuk, keimanan harus terus diasah, dan amal saleh harus terus ditingkatkan. Tujuannya tidak lain agar penyesalan di kemudian hari tidak menjadi beban yang menyakitkan, melainkan hanya menjadi sebuah pengakuan tulus atas keagungan Allah yang memang tak terbatas. Suasana hening menyelimuti masjid saat jamaah merenungkan pesan tersebut, seolah angin pagi ikut membisikkan nasihat untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang masih tersisa.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: darul arqomkajian subuhramadhan
ShareTweetShare
Suharsono

Suharsono

Related Posts

Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.
Kabar

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

oleh Marjoko
23 Februari 2026
Kabar

Jangan Sampai Merugi di Bulan Ramadhan! Ustadz Yusuf Hasmy Ungkap Satu Kunci Utama agar Ibadah Tidak Sia-sia

oleh Suharsono
23 Februari 2026
Kabar

Menjemput Ketenangan di Fajar Darul Arqom: Istighfar sebagai Penawar Ujian Bertubi

oleh Suharsono
20 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026

Tak Disangka! Di Balik Khotmul Quran SD Al Kautsar, Muncul Hafidzah Cilik 10 Juz yang Menginspirasi

14 Februari 2026 - Updated On 15 Februari 2026
Gebyar Al-Kautsar 2026

Gebyar Al Kautsar 2026, Panggung Kreativitas dan Prestasi Siswa SD Al Kautsar Kota Pasuruan

31 Januari 2026

In Memoriam H. Saiful Hadi, Kesaksian Rekan Seperjuangan

21 Februari 2026
Ustadz Anang Abdul Malik: "Jangan tunggu tua, jangan tunggu kaya, jangan tunggu sakaratul maut. Karena penyesalan itu cuma berguna kalau kau rasakan sekarang, bukan nanti.

Semua Orang Akan Menyesal di Akhirat?! Ustadz Anang Bocorkan Fakta Mengerikan Ini!

24 Februari 2026
Kalau ibadah 600 tahun saja tidak cukup untuk 'membayar' surga, lalu apa modal kita? Hanya air mata taubat dan rahmat Allah.

Jangan Tertipu! Kata Ustadz Heru Winarno, Sebanyak Apapun Pahala Anda, Jangan Pernah Merasa Berhak Masuk Surga

23 Februari 2026

Jangan Sampai Merugi di Bulan Ramadhan! Ustadz Yusuf Hasmy Ungkap Satu Kunci Utama agar Ibadah Tidak Sia-sia

23 Februari 2026

In Memoriam H. Saiful Hadi, Kesaksian Rekan Seperjuangan

21 Februari 2026

© 2025 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2025 PasMu - Media Pencerahan