Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah Kota Pasuruan. Ustaz Saiful Hadi, Ketua Takmir Masjid Baitul Huda dan Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan, wafat pada Jumat, 20 Februari 2026.
Kepergian almarhum menambah duka mendalam bagi jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan. Sebelumnya, pada Senin, 16 Februari 2026, PDM juga kehilangan salah satu pimpinan persyarikatan, yakni H. Achmad Basyar, Ketua PCM Purworejo yang wafat dalam usia 73 tahun setelah tiga periode mengabdi sebagai ketua.
Ketua PDM Kota Pasuruan, Ustaz Abu Nasir, dalam sambutannya sebelum menshalati jenazah menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.
“Belum genap sepekan PDM Kota Pasuruan berduka atas meninggalnya dua pimpinan persyarikatan. Hari ini Allah memanggil kembali hamba-Nya, saudara kami, sahabat, teman seperjuangan dan pimpinan kita, Pak Haji Saiful Hadi,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok yang hampir sepanjang hidupnya diabdikan untuk dakwah dan persyarikatan. Di sela aktivitas kerja dan kehidupan keluarga, Ustaz Saiful Hadi senantiasa hadir untuk masjid dan perjuangan Muhammadiyah, bahkan konsisten menyisihkan hartanya untuk kepentingan dakwah.
“Insya Allah beliau husnul khatimah dan mujahid fi sabilillah. Hampir keseluruhan hidupnya tidak bergeser dari rumah, masjid, dan persyarikatan,” lanjutnya.
Hingga akhir hayatnya, almarhum masih aktif menjabat sebagai Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan serta mengelola Masjid Baitul Huda. Dedikasinya dalam membina umat dan memakmurkan masjid menjadi teladan bagi generasi penerus.
Salah satu cita-cita besar almarhum adalah menjadikan Masjid Baitul Huda sebagai “Masjid Musafir”, yang ramah dan terbuka bagi para musafir. Jajaran PDM Kota Pasuruan menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan mewujudkan harapan tersebut sebagai bagian dari amanah perjuangan beliau.
Dalam doa yang dipanjatkan bersama, Ustaz Abu Nasir memohon agar Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, memberikan hisab yang mudah, serta menempatkannya di antara hamba-hamba-Nya yang berhak atas surga.
Ustaz Saiful Hadi dimakamkan di Pemakaman Umum Bugul Kidul dengan diiringi keluarga, sahabat, dan jamaah yang turut mengantarkan kepergiannya dengan doa dan air mata.
Kepergian beliau meninggalkan jejak perjuangan yang tak mudah tergantikan. Namun semangat dakwah dan keteladanan hidupnya akan terus hidup dalam langkah-langkah persyarikatan dan jamaah yang ditinggalkan. Semoga Allah SWT menerima segala amal kebaikannya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.













